Oleh: hendrainfo | Juni 11, 2009

kisah Nabi Luth a.s dan kaum Sodom

salo-120-days-of-sodomAda yang ingat akan kisah Nabi Luth a.s beserta kaumnya, kaum Sodom? Kebetulan tadi Na habis ‘jalan-jalan’ membaca kisah mereka. Sedikit ingin berbagi dan semoga ada hikmah yang dapat dipetik dari postingan ini, insya Allah..

Usia bumi sudah tua. Tak seharusnya perilaku para penghuninya ikut2an ‘menua’. Tapi lihatlah kenyataannya kini, tak sedikit orang yang menganggap bahwa ‘Gay’ atau ‘ Lesbi’ adalah hal yang lumrah bahkan tidak sedikit pula orang yang menyetujui dan berkata bahwa mereka punya kebebasan tersendiri dalam mengungkapkan cinta.

Ya Allah, ampunilah kami yang penuh hina ini . .

Allah SWT telah memperlihatkan murka-Nya kepada kaum Sodom (kaumnya Nabi Luth) dikarenakan mereka melakukan tindakan yang menyimpang dan sangat dilaknat oleh Allah SWT, yaitu homoseksual. Sudah sangat jelas bahwa perilaku mereka sangat menyimpang dari fitrah yang Allah berikan pada kita, dimana Allah telah memberikan rahmat-Nya pada kita untuk menyukai lawan jenis

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir (QS. Ar-Ruum: 21)

( arti ‘dari jenismu sendiri’ disini adalah manusia, bukan sesama jenis ‘gender’ )

Di dalam Al-Qur’an, tidak sedikit ayat yang menceritakan mengenai kisah kaumnya Nabi Luth a.s. Baik itu dari perilaku mereka yang lebih menyukai menyalurkan (maaf) nafsu syahwatnya kepada laki-laki, perjuangan dakwah Nabi Luth a.s kepada kaumnya, sampai dengan azab yang Allah berikan kepada mereka.

Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu[*], yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?” (QS. Al-A’raaf: 80)

[*]. Perbuatan faahisyah di sini ialah: homoseksual sebagaimana diterangkan dalam ayat 81 berikut.

Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas. (QS. Al-A’raaf: 81)

Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: “Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri.” (QS. Al-A’raaf: 82)

Kaum Luth telah mendustakan rasul-rasul, (QS. Asy-syu’araa: 160)

Dan datanglah kepadanya kaumnya dengan bergegas-gegas. Dan sejak dahulu mereka selalu melakukan perbuatan-perbuatan yang keji[**]. Luth berkata: “Hai kaumku, inilah puteri-puteriku, mereka lebih suci bagimu, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan (nama)ku terhadap tamuku ini. Tidak adakah di antaramu seorang yang berakal?” (QS. Hud: 78)

[**]. Maksudnya perbuatan keji di sini ialah: mengerjakan liwath (homoseksuall).

Mereka menjawab: “Hai Luth, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir” (QS. Asy-syu’araa: 167)

Nabi Luth a.s terus meminta agar kaumnya meninggalkan perbuatan keji tersebut namun selalu dibantah bahkan istri Nabi Luth a.s termasuk golongan yang mendustakan beliau.

Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth sebagai perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua isteri itu berkhianat[***] kepada suaminya (masing-masing), maka suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya): “Masuklah ke dalam jahannam bersama orang-orang yang masuk (jahannam).” (QS. At-Tahrim” 10)

[***]. Maksudnya: nabi-nabi sekalipun tidak dapat membela isteri-isterinya atas azab Allah apabila mereka menentang agama.

Karena sikap kaum Nabi Luth a.s inilah, Allah SWT menurunkan azab-Nya yang amat dahsyat. Allah telah meruntuhkan kota tempat tinggal mereka. Allah menjungkir-balikkan tempat mereka berpijak.

Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi, (QS. Hud: 82)

Maka Kami jadikan bahagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras. (QS. Al-Hijr: 74)

Karna Allah telah menjungkir balikkan kota itu, akhirnya banyak peneliti yang menganggap bahwa kota Sodom adalah kota yang hilang, “The lost of sin city, Sodom”. Hal ini membuat para peneliti mencari tau mengenai kabar hilangnya kota ini.

Penelitian arkeologis mendapatkan keterangan, kota Sodom semula berada di tepi Laut Mati (Danau Luth) yang terbentang memanjang di antara perbatasan Israel-Yordania. Dengan sebuah gempa vulkanis yang diikuti letusan lava, kota tersebut Allah runtuhkan, lalu jungkir-balik masuk ke dalam Laut Mati.

Sebenarnya masih banyak penemuan2 lainnya yang membuktikan bahwa kaum Nabi Luth a.s yang telah dikisahkan dalam Al-Qur’an adalah nyata. Berhubung yang lagi buat postingan ini juga harus muter otak saat membacanya, kupersilahkan teman2 untuk membacanya sendiri di sini

===

Saat membaca kisah Nabi Luth a.s beserta kaumnya membuatku sedih sekaligus takut. Bagaimana tidak sedih.. bagaimana perasaan kita jika kita diberikan amanat sebagai pemimpin tetapi orang2 yang akan kita pimpin tak ada yang mau mendengarkan? bahkan mencaci maki dan mendustakan kita? lebih sedih lagi, istri yang seharusnya menjadi teman setia-pun ikut mendustakan kita.
Lalu, bagaimana tidak takut..
Kisah Nabi Luth a.s sudah terjadi di masa lampau dan Allah tidak segan2 menurunkan murka-Nya yang amat dahsyat itu kepada kaumnya pada saat itu juga. Sedangkan sekarang, di zaman serba kaya akan ilmu pengetahuan ini, ternyata kita masih diliputi akan kebodohan. Tidak sedikit orang2 yang sudah paham mengenai agama Islam tetapi tidak sedikit pula orang yang bangga akan ketidakpahamannya. Apakah orang2 yang memiliki perilaku seperti kaumnya Nabi Luth a.s belum tersentuh akan dakwah Islam? Atau mereka termasuk kaum yang dilupakan? Atau kita tidak takut akan murka-Nya Allah, saat Dia menjungkir balikkan kota Sodom, tidakkah kita berpikir bahwa Allah akan memberikan azab yang lebih dahsyat dari itu pada kita?

Semoga dengan postingan ini, tak ada lagi kata ‘biarkan saja mereka’ ketika kita melihat orang2 yg berperilaku Gay atau Lesbi, melainkan kita mendoakan mereka agar Allah memberikan hidayah kepada mereka. Tak hanya itu saja. Giatkan lagi pengertian bahwa perilaku Gay atau Lesbi adalah sesuatu yang dimurkai Allah SWT, kepada siapa saja. Karna jika kita menganggap bahwa Gay atau Lesbi adalah hal yang biasa, maka kita termasuk golongan mereka. Na’uzubillah..

Alhamdulillah.. akhirnya keinginanku membuat postingan tentang kisah Nabi Luth a.s tersampaikan juga. Maaf ya, banyak kekurangan dimana-mana (tentunya). Jika teman2 ingin membaca lebih banyak lagi, silakan di’intip’ dalam Al-Qur’an masing2..

Wallahu a’lam bisshawwab..

Sumber : http://blognyaitik.blogspot.com/2008/11/kisah-nabi-luth-as-dan-kaum-sodom.html


Responses

  1. Terima kasih ud mau berbagi cerita dan mengingatkan kita yg maknax bgtu besar dan berarti untk kt sma.thx

  2. .alhmdulilah.mksh postingnya.ku bnr2 bru tau ksah nabi luth a.s dan kaum sodom.mg aja ak bsa mengmbil hkmah dan hidahynya.krn saat ni ku ada dlm dunia sprt ini.dan aku mau ptuskan, mau mningglkanya?…mg aja aku bsa mningglkanya.dan bsa mlupakanya.hilangknlah dlm pkiran pkiran laknat ini.ya alloh yg maha mengtahui ats sglanya.ampnilah dosa dosa hamba.dosa yg prnh ku prbuat selama ini.smga ku di berikan hidayahmu ya alloh.AMIN AMIN YA ROBAL ALLAMIN. By ninoadi

  3. assalamu’alaykum warohmatullahi wabarokaatuh

    wah..ada tulisanku disini😀

    trimakasih ya Pak, sudah mau ikut men-share bersama teman2 yang lain (btw, trnyata blognya di WP ya yg hidup..bukan yg di blogspot..)

    semoga Allah membalas kebaikanmu, pak hendra

    amiin ya Allah

  4. Asskum wrb

    Mendengarkan kisah Nabi Luth tentang hina’a perbuatan kaum sodom.Membuat saya ingat akan kejadian di saat saya sedang bekerja.Waktu itu saya sedang main fb bersama teman saya.Lalu datanglah seorang laki2 menghampiri saya dan secara tiba2 dia menunjukkan jari telunjuk’a ke arah kemaluan saya sembari berkata “Punya kmu psti besar” dan sehabis dia berkata seperti itu dia langsung pergi.
    Tak lama kemudian setelah kejadian itu.Orang itu datang lagi tapi dengan tempat yg berbeda dan orang’a pula.Dia teman saya.Singkat cerita waktu itu saya melihat dia dgn jalan’a yg berlenggak-lenggok sprti wanita sambil membawa bantal yg di plastikan.Oh iya dia itu seorang tukang pijit.Saat dia berjalan,tiba2 dia menghampiri teman saya tanpa sepengetahuan teman saya dan dia langsun pergi begitu saja.Nah berkat kejadian itu membuat saya teringat kembali akan kisah Nabi Luth dan kaum’a yg suka antar sesama jenis..(kaum sodom).Demikianlah para pembaca kisah saya yg tokoh’a si tukang pijit itu adalah seorang laki2 yg suka sesama jenis.
    Moga kalian semua bisa mengambil hikmah’a akan kejadian yg saya pernah alami dan teman saya.

    SEMOGA BISA MENJADI PELAJARAN BUAT KITA SEMUA…

    Wasskum wrb..

  5. kita musnakan sja kaum sodom supaya ni dunia masih tetap ada dan jauh dari bencana…jangan sampai ALLAH SWT yang hancurkan,..

    karna bisa parah jadinya,,.apa lagi aku masih banyak dosa,..

  6. pak itu potonya sadis amat asli atau palsu


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: