Oleh: hendrainfo | Januari 22, 2010

Ghost for Unix (g4u) – Kloning Harddisk (Mirip Ghost)

Sebenarnya, saya ingin menggunakan Norton Ghost® untuk meng-kloning HD baru saya. Saya tanya ke beberapa teman, mereka bilang hanya Norton Ghost® yang bisa melakukan itu. Ketika saya mampir ke website-nya Norton Ghost®, lalu sampai pada halaman download, saya menjadi ragu apakah software ini hanya berupa ‘trial’ saja, karena kalau ‘trial’ maka biasanya tidak semua fiturnya ada. Pakah saya harus mencari ‘patch’ atau ’serial key’ di internet untuk meng-crack-nya? Saya pikir tidak. Akhirnya saya tidak jadi mendownload Norton Ghost®. Saya lalu coba cari di Google™ Search, saya tuliskan “norton ghost”, setiap link saya klik untuk mengetahui apakah ada software alternatif seperti ini.  Lalu sampailah saya pada link www.osalt.com yang membawa saya ke penjelesan dua buah program yang memiliki fungsi mirip dengan Norton Ghost®. Program itu adalah Ghost for Unix (g4u) dan SystemRescueCD. Saya baca detail kedua program itu, lalu saya putuskan untuk mendownloadnya karena saya merasa inilah yang saya cari. Kedua software itu masih berbentuk file ISO (CD-ROM image). Jadi kita harus membakarnya ke masing-masing sebuah CD.

Saya akan membahas tentang g4u, karena software ini cukup sederhana tapi berkemampuan hebat untuk melakukan kloning harddisk. g4u ini berbasis OS NetBSD, sedangkan SystemRescueCD berbasis Gentoo Linux™, jadi keduanya hampir sama dengan live-cd Linux pada umumnya.

g4u secara default akan mengecek apakah ada DHCP server, karena saya tidak berada dalam jaringan, maka saya biarkan saja sampai muncul sebuha prompt g4u> di layar. Software ini berjalan dengan mode teks, tidak serupa dengan Norton Ghost® yang memiliki GUI.

g4u

Empat perintah diatas digunakan untuk mengkloning sebuah harddisk, hasilnya berupa ‘image’ file bisa diupload ke FTP server (jika ada), dan sebaliknya, kita bisa mengkloning harddisk hanya dengan menggunakan ‘image’ file yang sudah ada sebelumnya di FTP ke sebuah HD. Pada situsnya, dikatakan bahwa g4u akan berjalan lumayan lebih cepat jika bekerja di dalam jaringan dengan FTP server.

Tetapi jika yang kita mau hanyalah mengkloning HD secara lokal saja, maka yang perlu dipahami adalah perintah copydisk dan copypart.

Alamat untuk harddisk IDE pertama adalah wd0. Sedangkan utk IDE kedua dan seterusnya, maka alamat fisiknya adalah wd1, wd2, dan wd3 (ingat bhw PC hanya bisa mendukung sampai empat IDE).
Untuk HD yg terpasang via SCSI (atau jg via USB), maka alamat fisiknya adalah sd0, sd1 dan seterusnya.

Lalu bagaimana dgn akses ke partisi di dalam HD? Jika dilihat gambar diatas, output perintah parts wd0, menghasilkan daftar partisi yg ada, yaitu partisi a dan partisi d. Partisi a adalah partisi pertama pd HD (kalau kita jalankan g4u tanpa memakai virtual machine maka partisi pertama, kedua, ketiga dan keempat pd HD adalah e, f, g dan h).

Sedangkan partisi d adalah sama dgn seluruh partisi yg ada dlm HD. Maksudnya? maksudnya adalah jika kita hanya ingin mengkloning partisi pertama, maka yg diakses adalah wd0a. Sedangkan wd0d sama halnya dgn mengkloning seluruh isi HD ke HD yg baru.

Jadi dua perintah yg berbeda dibawah ini akan mengkloning seluruh isi HD yg satu ke HD yg lain:

copydisk wd0 sd0

atau

copypart wd0d sd0d

Harap baca lebih dulu MANUAL-nya sebelum mencoba menerapkan g4u ini.

Links

Sumber :  http://terminaliaku.co.cc/index.php/2008/08/20/ghost-unix-g4u-harddisk-image-clonning-kloning/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: